Jumat, 07 September 2018

Hukuman Untuk Orang Yahudi

Hukuman Untuk Orang Yahudi

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Sa'id Al Hamdani berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb berkata, telah menceritakan kepadaku Hisyam bin Sa'd bahwa Zaid bin Aslam ia menceritakan kepadanya dari Ibnu Umar ia berkata, "Beberapa orang yahudi datang dan mengundang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk hadir ke Quff (tempat dekat Madinah), lalu beliau mendatangi mereka di tempat yang biasa mereka gunakan untuk mengaji. Mereka berkata, "Wahai Abul Qasim, seorang laki-laki di antara kami berzina dengan seorang wanita, maka tetapkanlah hukum bagi mereka." Mereka lantas memberi bantal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk digunakan duduk, beliau pun duduk. Kemudian beliau minta diambilkan Taurat, naskah Taurat itu lalu diberikan kepada beliau. Beliau menarik bantal yang didudukinya dan meletakkan Taurat tersebut di atasnya seranya bersabda: "Aku beriman kepadamu dan kepada Dzat Yang menurunkanmu." Setelah itu beliau bersabda: "Hadirkanlah kepadaku orang yang paling paham di antara kalian." Lalu dihadirkanlah seorang pemuda, lalu ia menyebutkan kisah rajam sebagaimana hadits Malik dari Nafi'."

- Hadits Abu Daud

Dilarang Makan Makanan Orang Yang Sombong

Telah menceritakan kepada kami Harun bin Zaid bin Abu Az Zarqa` telah menceritakan kepada kami Ayahku telah menceritakan kepada kami Jarir bin Hazim dari Az Zubair bin Al Khirrit ia berkata; aku mendengar Ikrimah berkata, " Ibnu Abbas berkata, "Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang makan makanan dua orang yang saling membanggakan diri." Abu Daud berkata, "Kebanyakkan orang yang meriwayatkan hadits tersebut dari Jarir tidak menyebutkan nama Ibnu Abbas, sementara Harun An Nahwi menyebutkan nama Ibnu Abbas juga. Demikian juga dengan Hammad bin Zaid, ia tidak menyebutkan nama Ibnu Abbas."

(Hadits Abu Daud)

- Larangan Bagi Nabi

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il telah mengabarkan kepada kami Hammad dari Sa'id bin Jumhan dari Safinah Abu Abdurrahman bahwa seorang laki-laki datang kepada Ali bin Abu Thalib sebagai seorang tamu, kemudian Ali membuatkan makanan untuknya. Fatimah kemudian berkata, "Seandainya kita mengundang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan makan bersama kita, maka akan lebih baik." Kemudian mereka mengundang beliau, setelah itu beliau datang dan meletakkan tangannya di atas kedua sisi pintu. Ketika melihat tabir dari katun yang terpasang di salah satu sisi pintu, beliau pun kembali pulang. Fatimah lalu berkata kepada Ali, "Kejarlah beliau dan lihat apa yang membuat beliau kembali pulang." Lalu aku mengikuti beliau dan aku katakan, "Wahai Rasulullah, apakah yang membuat anda kembali pulang?" Kemudian beliau menjawab: "Sesungguhnya tidak boleh bagiku dan bagi seorang nabi untuk memasuki sebuah rumah yang diperhias."

(Hadits Abu Daud)